Jumat, 10 Februari 2012

About My Chemical Romance

My Chemical Romance

My Chemical Romance atau MCR adalah grup musik asal New Jersey, yang dibentuk pada bulan September tahun 2001 oleh Gerard Way dan Matt Pelissier. Saat ini, band ini diawaki oleh Gerard Way (vokal), Mikey Way (bass), Ray Toro (lead guitar), Frank Iero (gitar), dan Bob Bryar (drum). Nama band ini terinspirasi oleh buku karangan Irvine Welsh yaitu Ecstasy: Three Tales of Chemical Romance.

My Chemical Romance adalah grup band yang menurut media bergenre pop punk, post-hardcore, “punk revival”, rock alternatif, dan emo. Namun grup ini mendeskripsikan musik mereka sebagai musik “rock” atau “pop yang kasar”, dan menolak diklasifikasikan sebagai emo. Grup ini telah merilis tiga album yaitu I Brought You My Bullets, You Brought Me Your Love pada tahun 2002, Three Cheers For Sweet Revenge pada tahun 2004, dan The Black Parade pada tahun 2006.

Band ini mendapat inspirasi dari Queen, Black Flag, Iron Maiden, The Misfits, Morissey, At the Gates, Pink Floyd, The Smashing Pumpkins, Descendents, Pantera, The Cure, dan The Smiths.



Awal



Mereka sepakat membentuk MCR dengan sebuah alasan yang sama yaitu untuk sebuah balas dendam!! Kok bisa???

Sang vokalis Gerard Way, adalah seorang maniak komik, hanya tertarik dengan komik dan musik. Gerard seorang yang senang membuat berbagai hal kreatif untuk dirinya sendiri. Dia adalah tipe penyendiri dan menjadikannya agak “terisolasi” dan dianggap “tidak ada” di sekolah.

Sama halnya seperti Gerard, Ray Toro sang gitaris, juga seperti dianggap “tidak ada” disekolahnya. Setiap pulang sekolah, dia langsung pulang ke rumah hanya untuk bermain gitar dan video game seharian.

Yang agak berbeda mungkin Frank Iero, meski hanya memiliki tiga orang teman di sekolahnya, akan tetapi setiap hari dia hanya ngeganja dan mabuk-mabukan. Frank seperti bingung harus berbuat apa.

Kelima anak-anak “tersisih” tersebut berjuang untuk tetap bertahan di sekolah dengan kesadaran.

Musik memang ajaib, mereka yang berasal dari sekolah berbeda itu, disatukan dalam sebuah band. Inilah awal dari MCR. Gerard adalah salah satu saksi hidup ketika teroris meruntuhkan World Trade Center, 11 September 2001 lalu. Rasa marah, kesal, gelisah, sedih dan resahnya kemudian dituangkan dalam lagu berjudul “Skylines and Turntiles” yang ditulisnya bersama Matt ‘Otter’ Pelisier. Mereka kemudian mengajak Ray Toro dan Mikey Way (adik Gerard) untuk bergabung. Nama band sendiri diusulkan oleh Mikey ketika membaca buku berjudul Ectassy: Three Tales of Chemical Romance, tulisan Irvine Welsh.

Ketenaran datangnya memang kadang sering tak terduga. Ini juga yang dialami 5 orang cowok yang bisa dibilang comic-book-obsessed dari New Jersey. Karena gara-gara album perdana mereka jadi hits tiba-tiba ketenaran mereka meroket.

Sekitar tahun 2003, mereka dikontrak oleh Reprise Warner Bross dan merilis album “Three Cheers For Sweet Revenge” yang diproduseri oleh Howard Benson, pada tanggal 4 juni 2004. Album yang boleh dibilang menjadi tonggak awal kesuksesan MCR.

Mereka bertambah sukses lagi ketika lagu – lagu mereka di album ini menjadi berhasil menjadi hits di radio komersial dan MTV, seperti “Helena” (yang diciptakan Gerard untuk nenek tercintanya, Elena, setelah beliau meninggal), “I’m Not Okay”, “The Ghost Of You”, dan “Thank You For The Venom”. Album ini juga berhasil meraih charts di Billboard.

Seiring pertumbuhan popularitas mereka, Matt Pelisier (drummer) keluar dari MCR pada Agustus 2004 ketika mereka lagi tur di Jepang. Alasannya belum jelas, tapi ada yang mengatakan kalo alasannya karena perdebatan dengan Ray atau karena ada kesalahan yang diperbuat Matt ketika konser dan dengan segera digantikan oleh Bob Bryar.


MCR “nyaris” identik dengan musik yang berhubungan dengan kematian, horror dan kegelapan. Sebuah pilihan yang dari awal memang sudah mereka tonjolkan. Imej inilah yang MCR bentuk dari awal berdirinya, MCR.


Cobaan dan Cibiran

Selain sempat “goyang” dikarenakan keluarnya Matt Pelisier, MCR juga sempat dikatakan “hampir rontok” ketika Iero meninggalkan tur pada tanggal 11 November 2007 di Newcastle, setelah mendengar kabar mengenai anggota keluarganya yang sakit dan digantikan sementara oleh teknisi gitar MCR, Matt Cortez. Matt juga sempat menggantikan Mikey Way saat ia “cuti” enam bulan setelah menikah. Sakit dan meninggalkan tur juga masih dialami oleh drummer Bob Bryar yang mengalami cedera pergelangan tangan.

Meskipun MCR mengganggap aliran musik mereka adalah “pop punk”, “post-hardcore”, “punk revival” dan “alternatif pop rock” serta menolak dikatakan sebagai band emo, banyak kritikus musik yang menggolongkan mereka secara perlahan-lahan masuk dalam aliran emo.

Ejekan sebagai “anak-anak emo” ini pernah secara kasar dilontarkan oleh band Inggris Kasabian yang menyebut MCR dengan “clowns” atau “emo kids”. Entah mengapa, Kasabian menyebut MCR sebagai satu band yang tidak punya sesuatu yang positif untuk dikatakan.




Bring Black Parade To Life!

tanggal 23 Oktober 2006, MCR merilis album ketiga mereka, ‘The Black Parade’ yang diproduseri oleh Rob Cavallo. Album ini aslinya berjudul ‘The Rise and Fall of My Chemical Romance’, tapi di interview yang diadakan oleh majalah Kerrang! Gerard mengatakan kalo judul album itu bukan judul yang sebenernya, hanya tipuan dan lelucon aja, “It was never the title of the album, more a spoof, or joke”.

Dalam album ini, MCR seolah ingin meninggalkan kesan emo dalam diri mereka dan menjadi lebih gelap. Hal itu terbukti dengan pernyataan Gerard bahwa single “Cancer” adalah single yang paling gelap sepanjang masa. Gerard menyatakan bahwa “Cancer” banyak bercerita mengenai penyakit kanker dan bercerita mengenai sesuatu yang dialami oleh si pasien kanker. ” Bagi saya, pengalaman menulis lagu ini seperti menuliskan lagu tergelap sepanjang masa dan saya rasa kami berhasil,” ujar Gerard. Album ini berhasil meraih kesuksesan dengan terjual 1,4 juta copy diseluruh dunia.

Album ketiga ini mereka yaitu The Black Parade menempatkan mereka pada tataran papan atas band pengusung alternative rock. Banyak kritikus yang menempatkan album ini sebagai ‘album paling ditunggu’ 2006. Single ‘Welcome to The Black Parade’ menjadi anthem yang wajib diputar [dan dinyanyikan]. Keberanian mempertahankan ciri “gelapnya” menjadikan My Chemical Romance sebagai ‘most wanted band’ terkini.

MCR juga memilih menjadi band dengan basis massa “underground” atau “grassroots”. Mereka punya fans yang siap “mencaci-maki” habis-habisan dalam forum yang mereka bikin, termasuk di situs resmi mereka. Sisi positifnya adalah, MCR menolak segala atribut yang biasanya dilekatkan pada band, seperti ‘sex icon’ dan sebagainya. Fans membuat mereka menjadi “diri mereka sendiri”.


Dan pada 1 BULAN lalu sebelum 4 maret 2011 bob brayr keluar dari MCR dan baru saja diumumkan tanggal 4 Maret 2010 kemarin.

Tidak ada penjelasan apapun mengenai apa penyebab Bob keluar dari My chemical Romance.

Sudah beberapa bulan ini, pengganti dari Bob Bryar (Drummer MCR) belum diputuskan. setelah hengkangnya drummer dari MCR, belum juga diketahui masalah apa yang ada timbul dari Official MCR dan bob bryar sendiri. Ada yang mengatakan bahwa sang dokter dari bob bryar tidak mengizinkan pemain drum mcr itu untuk melanjutkan aksinya. Jadi, ada apa sebenarnya di balik hengkangnya bob bryar? apakah kaki dari bob bryar mengalami masalah atau? kita lihat saja nanti alasannya ataupun tidak akan memberi alasan yang tepat dari manajemen atau official dari my chemical romance tersebut.

Ketika ditinggalnya drummer MCR Bob Bryar pada bulan mei 2010, MCR kini telah mengumumkan siapa bakalan mengganti posisi dari Bob Bryar.
Band Asal New Jersey ini telah mengumumkan siapa pengganti pos dari Bob Bryar. Seperti di lansir dari MySpace.com bahwa pengganti Bob Bryar adalah Michael Pedicone yang juga drumer band emo asal Tucson, Arizona, The Bled. Pedicone akan melakoni setiap tour My Chemical Romance dalam rangka mempromosikan album terbarunya "Danger Days : The True Lives of The Fabulous Killjoys".
Sebelumnya, pada sabtu malam saat MCR tampil, para penonton terkejut ketika melihat Michael Pedicone ada di belakang drumset.
Namun belum begitu jelas apakah Michael Pedicone akan dijadikan personil atau bukan namun Pedicone mengonfirmasikan di akun twitternya yang mengatakan dia akan di posisi tersebut dalam waktu yang panjang. "Saya telah mengenal mereka cukup lama. Dan sekarang kita bisa kesampaian untuk bermusik bersama untuk waktu yang lama. Gunakan saya," tulisnya.
Akan tetapi menurut juru bicara yang menaungi My Chemical Romance mengatakan kepada MTV news bahwa Michael Pedicone hanya disewa selama tour MCR dan tidak akan menjadi anggota tetap MCR.
Kita lihat saja nantinya apakah informasi ini akan berkembang dan menjadi sebuah realita?

Comeback AGAIN with danger days!

My Chemical Romance (MCR) membuat perubahan besar dari album populer mereka 'Black Parade' pada 2006. Album barunya yang bertajuk 'Danger Days: The True Lives of the Fabulous Killjoys' menjadi alterego mereka.

Imej emo melekat pada MCR ketika mereka naik daun lewat album 'Three Cherrs For Sweet Revenge'. Para personel MCR sebenarnya tidak suka dengan cap tersebut. Namun musik mereka boleh dibilang mewakili gaya emo yang tengah nge-hits kala itu.

Tapi mungkin memang MCR berkata benar dan di album keempat ini mereka pun menuangkannya dengan takaran yang tepat. Tidak ada lagi raungan gitar yang menjerit-njerit penuh emosional. Ataupun teriakan kegalauan di tengah lirik-lirik kemarahan mereka.

Jika Anda tidak pernah tahu sebelumnya, mungkin Anda tidak akan percaya kalau lagu 'Na Na Na (Na Na Na Na Na Na Na Na Na)' di album ini dinyanyikan MCR. Perubahan besar terjadi lewat kord-kord yang lebih dewasa di lagu ini.

Tapi jangan salah, Anda juga masih bisa dibuat singalong lewat beberapa lagu lainnya. Seperti single ketiga mereka 'SING'. Single-single catchy lainnya juga sanggup membuai telinga seperti 'Bulletproof Heart' dan 'The Only Hope for Me Is You'.

Maret lalu, setelah Bob Bryar hengkang dari MCR. Meski tanpa drummer mereka tetap jalan terus. Mungkin kita akan menemukan pukulan yang berbeda-beda aura di album ini. Namun itu membuat keunikan tersendiri.

Secara keseluruhan album 'Danger Days: The True Lives of the Fabulous Killjoys' memang terdengar sangat jauh berbeda dari 'Black Parade'. Namun hal baru yang disuguhkan MCR ternyata menuai banyak tanggapan positif. Media-media musik di penjuru dunia memberikan nilai yang tinggi untuk album ini.

INFo TAMBAHAN!

Band ini mendapat inspirasi dari Queen, Black Flag, Iron Maiden, The Misfits, Morissey, At the Gates, Pink Floyd, The Smashing Pumpkins, Descendents, Pantera, The Cure, dan The Smiths. Selain terinspirasi, mereka juga menginspirasi sekelompok anak muda asal Indonesia yang akrab disebut kelompok SGW.

band-band yang berpengaruh besar bagi McR adalah: Morrison,The Cure,The Smashing Pumpkins, dan The Misfits.


Biodata personil My Chemical Romance

Gerard way(vokal)

Ray toro(lead guitar)

Frank Lero(guitar)

Mikey way(bass)

Mike pedicone(drummer)

Mantan anggota:

Matt pelisser(drummer)

Bob bryar(drummer)

Album:

I brought you my bullet you brought me your love

Three cheers for sweet revenge

The black parade

Danger days:the true lives of the fabulous killjoys

Tidak ada komentar:

Posting Komentar